Online Status
Customer Support : 021 95587720 / 081 806192331 / 081 288701924

Sistem Antrian

Sistem Informasi Antrian

Manfaat Sistem Antrian

Mengurangi jumlah antrian pelanggan terhadap layanan yang diberikan pada perusahaan atau instansi, sehingga tidak mengakibatkan hilangnya pelanggan.

Layanan yang dimiliki

Dengan adanya sistem antrian, layanan dapat dimaksimalkan dengan tepat dan benar, sehingga dapat terwujudnya hubungan yang baik antara pelanggan dan pemilik layanan.


Sistem Antrian

Antrian adalah suatu kejadian yang biasa dalam kehidupan sehari–hari. Menunggu di depan loket untuk mendapatkan tiket kereta api atau tiket bioskop, pada pintu jalan tol, pada bank, pada kasir supermarket, dan situasi–situasi yang lain merupakan kejadian yang sering ditemui. Studi tentang antrian bukan merupakan hal yang baru. Dalam dunia nyata kita tidak suka menunggu, maka tak heran bila kita punya pendapat bahwa menunggu adalah pekerjaan yang paling menyebalkan. Di bawah ini diberikan contoh beberapa situasi dimana antrian sangat penting.

Antrian timbul disebabkan oleh kebutuhan akan layanan melebihi kemampuan (kapasitas) pelayanan atau fasilitas layanan, sehingga pengguna fasilitas yang tiba tidak bisa segera mendapat layanan disebabkan kesibukan layanan. Pada banyak hal, tambahan fasilitas pelayanan dapat diberikan untuk mengurangi antrian atau untuk mencegah timbulnya antrian. Akan tetapi biaya karena memberikan pelayanan tambahan, akan menimbulkan pengurangan keuntungan mungkin sampai di bawah tingkat yang dapat diterima. Sebaliknya, sering timbulnya antrian yang panjang akan mengakibatkan hilangnya pelanggan / nasabah.

Pengurangan waktu menunggu umumnya membutuhkan investasi yang ekstra. Untuk memutuskan ya atau tidak untuk investasi adalah penting mengetahui efek dari investasi untuk waktu antrian. Maka kita memerlukan model dan tehnik untuk menganalisis situasi seperti ini. Di dalam buku ini kita akan memerlukan beberapa model dasar teori antrian. Perhatian ditekankan pada metode untuk menganalisis model ini, dan juga aplikasi dari Antrian model. Area penting dari aplikasi model antrian adalah sistem produksi, transportasi dan sistem persediaan barang, sistem komunikasi, dan sistem pengolahan informasi. Antrian model bermanfaat untuk perancangan sistem dalam kaitannya dengan tata ruang, kapasitas dan kendali. Di dalam kuliah ini perhatian kami terbatas pada model dengan satu antrian. Situasi dengan lebih dari satu antrian diperlukan dalam kursus antrian jaringan. Merupakan tehnik lanjutan untuk bilangan eksak, aproksimasi dan analisis numerik dari antrian model akan menjadi pokok bahasan\ metode algoritma teori antrian.

Konsep Teori Antrian ?

Antrian yang sangat panjang dan terlalu lama untuk memperoleh giliran pelayanan sangatlah menjengkelkan. Rata – rata lamanya waktu menunggu (waiting time) sangat tergantung kepada rata – rata tingkat kecepatan pelayanan (rate of services). Teori tentang antrian diketemukan dan dikembangkan oleh A. K. Erlang, seorang insinyur dari Denmark yang bekerja pada perusahaan telepon di Kopenhagen pada tahun 1910. Erlang melakukan eksperimen tentang fluktuasi permintaan fasilitas telepon yang berhubungan dengan automatic dialing equipment, yaitu peralatan penyambungan telepon secara otomatis.

Dalam waktu – waktu yang sibuk operator sangat kewalahan untuk melayani para penelepon secepatnya, sehingga para penelepon harus antri menunggu giliran, mungkin cukup lama. Persoalan aslinya Erlang hanya memperlakukan perhitungan keterlambatan (delay) dari seorang operator, kemudian pada tahun 1917 penelitian dilanjutkan untuk menghitung kesibukan beberapa operator. Dalam periode ini Erlang menerbitkan bukunya yang terkenal berjudul Solution of some problems in the theory of probabilities of significance in Automatic Telephone Exhange. Baru setelah perang dunia kedua, hasil penelitian Erlang diperluas penggunaannya antara lain dalam teori antrian (Supranto, 1987).

Struktur Antrian

Sistem antrian sederhana ini mempunyai 4 bagian dasar, yaitu suatu antrian tunggal dan sebuah fasilitas pelayanan tunggal, yang juga disebut sebagai single channel, Berikut ini merupakan antrian dengan model singgle channel :

.
  • Single Channel – Single Phase
  • antrian single phase

    Sistem ini adalah yang paling sederhana. Single channel berarti bahwa hanya ada satu jalur untuk memasuki sistem pelayana n atau ada satu fasilitas pelayanan. Single phase menunjukkan bahwa hanya ada satu stasiun pelayanan atau sekumpulan tunggal operasi yang dilaksanakan.

  • Single Channel – Multi Phase
  • antrian multi phase

    Istilah Multi Phase menunjukkan ada dua atau lebih pelayanan yang dilaksanakan secara berurutan (dalam phasephase).
    Sebagai contoh :pencucian mobil. (M=Antrian / S=Fasilitas Layanan)

  • Multi Channel – Single Phase
  • antrian multi channel single phase

    Sistem Multi Channel – Single Phase terjadi kapan saja di mana ada dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal, sebagai contoh model ini adalah antrian pada teller sebuah bank.

  • Multi Channel – Multi Phase
  • antrian multi channel multi phase

    Sistem Multi Channel – Multi Phase ditumjukkan dalam Gambar Sebagai contoh, herregistrasi para mahasiswa di universitas, pelayanan kepada pasien di rumah sakit mulai dari pendaftaran, diagnosa, penyembuhan sampai pembayaran. Setiap sistem – sistem ini mempunyai beberapa fasilitas pelayanan pada setiap tahapnya.

Komponen Dasar Sistem Antrian

  • Kedatangan
  • Setiap masalah antrian melibatkan kedatangan, misalnya orang, mobil, panggilan telepon untuk dilayani, dan lain-lain. Unsur ini sering dinamakan proses input. Proses input meliputi sumber kedatangan atau biasa dinamakan calling population, dan cara terjadinya kedatangan uang umumnya merupakan variable acak. Menurut Levin, dkk (2002), variable acak adalah suatu variable yang nilainya bisa berapa saja sebagai hasil dari percobaan acak. Variable acak dapat berupa diskrit atau kontinu. Bila variable acak hanya dimungkinkan memiliki beberapa nilai saja, maka ia merupakan variable acak diskrit. Sebaiknya bila nilainya dimungkinkan bervariasi pada rentang tertentu, ia dikenal sebagai variable acak kontinu.

  • Pelayanan
  • Pelayan atau mekanisme pelayanan dapat terdiri dari satu atau lebih pelayan, atau satu atau lebih fasilitas pelayanan. Tiap-tiap fasilitas pelayanan kadang-kadang disebut sebagai saluran (channel) (Schroeder,1997). Contohnya, jalan tol. Mekanisme pelayanan dapat hanya terdiri dari satu pelayan dalam satu fasilitas pelyanan yang ditemui pada loket seperti pada penjualan tiket di gedung bioskop.

  • Antri
  • Inti dari analisa antrian adalah antri itu sendiri. Timbulnya antrian terutama tergantung dari sifat kedatangan dan proses pelayanan. Jika tak ada antrian berarti terdapat pelayan yang menganggur atau kelebihan fasilitas pelayanan (Mulyono, 1991).

Antrian yang sangat panjang dan terlalu lama untuk memperoleh giliran pelayanan sangatlah menjengkelkan. Rata – rata lamanya waktu menunggu (waiting time) sangat tergantung kepada rata – rata tingkat kecepatan pelayanan (rate of services). Teori tentang antrian diketemukan dan dikembangkan oleh A. K. Erlang, seorang insinyur dari Denmark yang bekerja pada perusahaan telepon di Kopenhagen pada tahun 1910. Erlang melakukan eksperimen tentang fluktuasi permintaan fasilitas telepon yang berhubungan dengan automatic dialing equipment, yaitu peralatan penyambungan telepon secara otomatis.

Dalam waktu – waktu yang sibuk operator sangat kewalahan untuk melayani para penelepon secepatnya, sehingga para penelepon harus antri menunggu giliran, mungkin cukup lama.

Persoalan aslinya Erlang hanya memperlakukan perhitungan keterlambatan (delay) dari seorang operator, kemudian pada tahun 1917 penelitian dilanjutkan untuk menghitung kesibukan beberapa operator. Dalam periode ini Erlang menerbitkan bukunya yang terkenal berjudul Solution of some problems in the theory of probabilities of significance in Automatic Telephone Exhange. Baru setelah perang dunia kedua, hasil penelitian Erlang diperluas penggunaannya antara lain dalam teori antrian (Supranto, 1987).

Jenis dan bentuk pada Sistem Antrian

Sistem Antrian pada dasarnya terbagi menjadi 3 jenis bagian yang ada selama ini, yaitu Sistem Antrian

Berikut 3 jenis Sistem Antrian yang ada :

  • Sistem Antrian Aplikasi
  • sistem antrian aplikasi

  • Sistem Antrian Dingdong
  • sistem antrian dingdong

  • Sistem Antrian Touchscreen
  • sistem antrian layar sentuh


Berikut kebutuhan dalam Sistem Antrian :

Tombol Antrian :

tombol antrian

Fungsi dari tombol antrian ini, untuk pemanggil oleh customer service kepada pelanggan yang telah antri pada layanan yang kita berikan.

Printer Thermal :

printer thermal

Printer thermal difungsikan sebagai bukti kepada pelanggan yang telah mendaftar pada sistem antrian.

Digital Signage :

digital signage

Digital Signage pada Sistem Antrian digunakan untuk mengetahui sejauh mana antrian yang telah berjalan dan dapat digunakan sebagai informasi pengumuman.

Running Text :



running text

Sistem Antrian pada umumnya terdapat media kata berjalan yaitu sering disebut Running Text, fungsi dari running text digunakan untuk sebagai tanda ucapan selamat datang atau sebagai papan pengumuman.

Kiosk Box Antrian :

kiosk box antrian

Kiosk Box Antrian digunakan untuk pelanggan yang akan memilih jenis layanan yang kita miliki atau sediakan pada loket yang ada.

Mini PC :

mini pc

Manfaat Mini PC digunakan sebagai waadah atau tempat Sistem Operasi Windows atau Linux, serta aplikasi Sistem Antrian yang akan digunakan.

Controller :

controller sistem antrian

Controller pada Sistem Antrian merupakan kunci utama akan berjalannya Sistem Antrian, dan sebagai penentu antar komunikasi aplikasi, jumlah tombol, printer thermal, dll. Controller disini merupakan bagian alat yang harus ada pada Sistem Antrian.

Counter Display Nomor :

counter display slave

Counter Display Nomor, merupakan media tambahan untuk Layanan Sistem Antrian, sebagai penanda dan posisi loket berada dimana? dan tentunya pelanggan akan mengetahui layanan yang akan dipilih.


Struktur dan cara kerja Sistem Antrean :




Struktur dan cara kerja Indeks Kepuasan Pelanggan / Masyarakat IKM :

Harga Sistem Informasi Antrian

DFED Antrian Aplikasi

Aplikasi
  • Aplikasi Antrian
  • Mini PC
  • 2 Sound + Amply
  • Printer Thermal
  • 1 LED Running Text
    20 X 228 CM
  • 1 Digital Signage LED TV Counter 32"
  • 8 Tombol Dingdong
  • 8 Aplikasi Loket RF
  • 8 Counter Display
    20 X 68 CM
  • Installasi
  • (-) ppn 10%

Rp. 50.200.000

info Deljao Fed Indonesia http://deljao.com Untuk harga custom, dapat menghubungi kami!
** Peralatan tidak disediakan arrow

DFED Antrian Dingdong

Dingdong
  • Aplikasi Antrian
  • Mini PC
  • 2 Sound + Amply
  • Printer Thermal
  • 1 LED Running Text
    20 X 228 CM
  • 1 Digital Signage LED TV Counter 32"
  • 8 Tombol Dingdong
  • 8 Tombol Loket RF
  • 8 Counter Display
    20 X 68 CM
  • Installasi
  • (-) ppn 10%

Rp. 61.700.000

DFED Antrian Kiosk Touchscreen

Kiosk Touchscreen
  • Aplikasi Antrian
  • Mini PC
  • 2 Sound + Amply
  • Printer Thermal
  • 1 LED Running Text
    20 X 228 CM
  • 1 Digital Signage LED TV Counter 32"
  • Kiosk Touchscreen Tiket Antrean 17"
  • 8 Tombol Loket RF
  • 8 Counter Display
    20 X 68 CM
  • Installasi
  • (-) ppn 10%

Rp. 74.200.000

DFED Index Kepuasan IKM

IKM
  • App IKM
  • LED 32-42" Counter
  • TouchScreen Survey LED 17-19"
  • 1 App CS
  • App Android Survey
  • 1 PC Server Built Up
  • Chasing Galvanyl
  • Cat Duco
  • Bracket Besi Plat
  • AC exhaust fan
  • Printer Tiket Box**
  • App Touchscreen Survey
  • TV Tunner
  • Online
  • Digital Signage
  • Modem Internet
  • Ups Power
  • Switch Hub
  • +Box Flyer Brochure
  • Speaker+ Box Survey
  • 1 Titik 300 meter
  • (-) ppn 10%

Rp. 88.500.000

Dukungan Produk Aplikasi Indonesia

  • Teknisi

    Deljao Fed Indonesia tetap menjamin akan garansi yang diberikan pada produk dengan jaminan 100%, serta kunjungan teknis pada kantor anda

  • Kwalitas

    Didukung dengan team support, kwalitas produk selalu terjaga, mutu dan ketahanan akan produk yang selalu baik

  • Keamanan

    Deljao Fed Indonesia selalu menjaga akan keamanan data pada produk terhadap klien atau customer, dengan metode enkripsi

  • Update

    Update data akan produk, merupakan fokus utama pada pelayanan kami, hingga kesempurnaan pada produk tetap terjaga